Persembahan Terakhir Pep Guardiola :’)

Barcelona sukses meraih trofi Copa del Rey setelah menaklukkan Athletic Bilbao di laga final yang digelar di Estadio Vicente Calderon, Jumat 25 Mei 2012. Tanpa diperkuat sang kapten Carles Puyol, Barca tetap mampu tampil dominan dengan menorehkan kemenangan telak 3-0.

Mengusung motivasi tinggi, Barcelona langsung tampil agresif sejak awal laga. Tak heran jika gol pertama tim besutan Josep Guardiola sudah tercipta saat laga baru berjalan tiga menit melalui sepakan Pedro Rodriguez setelah memanfaatkan tandukan Gerard Pique.

Lionel Messi menggandakan keunggulan di menit 20 setelah memaksimalkan umpan terobosan gelandang kreatif, Andres Iniesta. Lima menit berselang, Pedro kembali mencetak gol dan membuat Barcelona unggul 3-0. Skor ini sendiri tidak berubah hingga penghujung laga.

Seluruh pemain dan jajaran pelatih Barcelona langsung meluapkan kegembiraan saat laga berakhir. Pasalnya kemenangan ini semakin mengokohkan Azulgrana sebagai raja di kompetisi yang digelar sejak 1902 ini. Barca telah memenangkan total 26 kali turnamen yang biasa disebut Piala Raja ini.

Selain itu, raihan trofi ini juga sekaligus menjadi penghibur Carles Puyol Cs yang gagal mengamankan dua gelar bergengsi lainnya musim ini. Barca harus rela gelar La Liga direbut rival abadinya, Real Madrid dan mahkota Liga Champions yang direbut oleh Chelsea.

Tidak hanya itu saja, raihan trofi Copa Del Rey ini menjadi persembahan terakhir manajer Barcelona, Josep Guardiola yang memutuskan mundur dari jabatannya usai kompetisi musim ini usai. Guardiola menolak tawaran perpanjangan kontrak yang ditawarkan oleh manajemen Barca kepada dirinya.

Oleh karenanya, sejak jauh-jauh hari skuad Catalan menegaskan akan bertarung habis-habisan di laga final Copa Del Rey demi memberikan kado perpisahan yang manis untuk manajernya. Dengan trofi ini, maka total 14 trofi yang berhasil disumbangkan Guardiola saat menukangi Barca selama empat musim yang dimulai pada 2008 lalu.

Guardiola mulai menukangi Barcelona di awal musim 2008-09 menggantikan pelatih sebelumnya, Frank Rijkaard. Di musim pertamanya, Guardiola langsung sukses membawa Barca meraih treble dengan memenangkan tiga kompetisi bergengsi, La Liga, Copa Del Rey dan Liga Champions 2009.

Pencapaian luar biasa bagi Guardiola yang terbilang masih belia (kala itu Pep masih berusia 38 tahun) dan minim pengalaman melatih. Guardiola hanya memiliki pengalaman melatih satu musim menangani tim Barcelona B di musim sebelumnya 2007-08.

Sukses Guardiola berlanjut di musim keduanya menangani Barca. Mantan pemain Barca, AS Roma dan Brescia ini menyumbangkan lima trofi tambahan. Yaitu, Supercopa 2009, Super Eropa 2009, Piala Dunia Antarklub 2009 dan La Liga 2009-10.

Di musim ketiganya, Guardiola terus membuat sesak lemari koleksi trofi Barcelona dengan memenangkan aneka trofi bagi klub yang berbasis di Camp Nou ini. Yaitu gelar La Liga 2010-11, Supercopa 2010 dan Liga Champions 2011.

Begitu pula dengan musim ini, Guardiola sukses menjaga motivasi anak-anak asuhnya untuk tetap haus gelar. Terbukti empat trofi tambahan kembali menambah panjang deretan pencapaian klub. Yaitu Supercopa 2011, Super Eropa 2011, Piala Dunia Antarklub 2011 dan ditutup dengan trofi Copa Del Rey 2012 yang diraihnya malam ini.

Total 14 trofi telah disumbangkan Guardiola kepada Barca hanya dalam waktu singkat empat musim. Pencapaian ini membuat Guardiola dianggap sebagai pelatih tersukses di dunia dan bakal sulit disamai oleh pelatih manapun.

sumber : klik

About dwizeru
Manusia diciptakan untuk saling mengisi, Perbedaan itu indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s